Menggadai Harga Diri Bangsa di SEA Games

Walau sudah meminta maaf, tetap saja masih banyak orang Indonesia yang marah-marah ke Malaysia. Mulai dari tuduhan tuan rumah curang, hingga beberapa kali bendera tetap kebalik (terutama di siaran stasiun TV). Pokoknya semua benci Malaysia. Sedemikian lebay-nya. Untuk apa? Harga diri bangsa?

Advertisements

Kenapa Harus Menolak Mahasiswa Bertato dan LGBT, UPI?

Baru-baru ini, beredar screencapture yang berisikan surat pernyataan yang harus diisi oleh calon mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) jalur SBMPTN. Di dalamnya, calon mahasiswa harus: Tidak pernah memakai dan atau berhubungan/tersangkut dengan kegiatan penjualan, pengedaran, dan pengguna NARKOBA; Tidak BERTATO; Tidak terlibat dalam LGBT secara perseorangan dan atau komunitas; Tidak merokok di lingkungan kampus UPI;… Continue reading Kenapa Harus Menolak Mahasiswa Bertato dan LGBT, UPI?

Muslim Privilege: Blind Spot Muslim Indonesia

Qasim Rashid, seorang educator, penulis, pengacara muslim di Amerika Serikat (AS) mencuitkan beberapa buah pemikirannya mengenai white privilege di akun Twitter pribadinya @MuslimIQ. Ia menjelaskan bahwa ada masyarakat AS yang menyesalkan munculnya sentimen xenophobia dan kekerasan atas dasar agama/rasial yang terjadi. Mereka yang kecewa menyebut, AS—yang di mana banyak terjadi xenophobia dan kekerasan agama/rasial—bukanlah AS… Continue reading Muslim Privilege: Blind Spot Muslim Indonesia

Aksi 1000 Lilin untuk Warga Bandung dan Bobotoh Persib

@boediw—Komunitas Cinta Damai Bandung

Saya adalah seseorang yang mendukung ide perbaikan di negeri ini. Saya yakin semua orang juga begitu. Hanya, cara mendukungnya tentu berbeda. Saya adalah seorang yang mendukung ide-ide pembangunan nyata; tidak tersesat pada hal-hal abstrak yang sulit diukur. Maka dari itu, saya tidak setuju ketika negara tersesat pada persoalan Ahok menista agama atau tidak. Karena, ukuran… Continue reading Aksi 1000 Lilin untuk Warga Bandung dan Bobotoh Persib

Perjalanan Mengubah Hidup: Apa yang Diabadikan dan Dibagikan dari Wamena-Mbua (Bagian 3-END)

Di bagian akhir dari rangkaian tulisan "Perjalanan Mengubah Hidup" ini, saya ingin berbagi momen yang kami abadikan. Momen-momen ini adalah kompilasi beberapa foto dari Silvano Hajid (Koresponden CNN Indonesia), Fikri Adin (Photojournalist CNN Indonesia), dan saya sendiri. Silvano juga menulis pengalamannya di perjalanan ini di Lihat Wamena dan A Glimpse of Heaven Ground. Sementara karva… Continue reading Perjalanan Mengubah Hidup: Apa yang Diabadikan dan Dibagikan dari Wamena-Mbua (Bagian 3-END)

Perjalanan Mengubah Hidup: Suka dan Duka di Mbua (Bagian 2)

Macet. Perjalanan Jakarta-Bandung di hari Jumat memang hampir pasti selalu macet. Banyak orang Bandung dan kota sekitarnya yang bekerja di Jakarta pulang kampung. Memilih berlibur di rumah akhir Minggu. Bukan hanya mereka, banyak juga orang Jakarta yang ingin menghabiskan waktu di tempat rekreasi di Bandung. Sumpek. Jengah. Itu yang paling sering saya rasakan di kota… Continue reading Perjalanan Mengubah Hidup: Suka dan Duka di Mbua (Bagian 2)

Perjalanan Mengubah Hidup: Dari Wamena ke Mbua (Bagian 1)

Bandara ini tidak mutakhir. Ruang tunggunya tampak seperti kandang kuda. Atapnya ditutupi seng. Walau begitu, udara di dalamnya tidak panas. Ya, Wamena memang berudara dingin. 15-20℃ sehari-harinya. Udara yang, walaupun di bandara sempit ini banyak orang, tidak akan membuat orang di dalamnya kepanasan. Ada sedikit gundah yang hadir saat saya datang ke bandara ini untuk… Continue reading Perjalanan Mengubah Hidup: Dari Wamena ke Mbua (Bagian 1)

Terinspirasi Menginspirasi – Sebuah Catatan dari Kelas Inspirasi Bandung 5

Kelas Inspirasi diikuti oleh para relawan yang luar biasa. Mereka rela mengambil cuti seharian untuk mengajar atau menginspirasi para siswa SD. Namun, siapa sangka, niat mereka untuk menginspirasi malah berbalik. Karena nyatanya, merekalah yang terinspirasi oleh para siswa SD di Indonesia ini.

Soal Rizieq Shihab dan Teman Perempuan

Kemarin, saya membereskan kamar. Karena, saya tidak ingat kapan terakhir saya membereskan kamar, dan bentuk kamar saya sudah seperti kapal pecah. Saya perlu sampai semalaman untuk membersihkan kamar. Hal ini dikarenakan memang kamar saya yang berantakan dan saya menemukan foto-foto jaman SMA dulu. Penyakit procrastinator. Ada saja yang menghambat pekerjaan supaya selesai cepat. Seketika saya… Continue reading Soal Rizieq Shihab dan Teman Perempuan