Jangan Salah Makan Sushi

Sushi bisa dibilang salah satu makanan favorit saya. Memang, dulu saya memandang sebelah mata sushi karena sushi cuma potongan nasi kecil diberi ikan mentah, overpriced pula. Udah enggak bikin kenyang, bikin kantong bolong pula.

Tapi setelah beberapa kali makan sushi, ternyata sushi bisa juga mengenyangkan. Lagipula sekarang juga banyak restoran sushi dengan harga yang lebih variatif sehingga enggak buat kantong bolong.

Jangan salah, di awal mula saya makan sushi, saya tidak langsung suka. Kenapa? karena rasanya sushi ternyata biasa aja. Bahkan di tempat yang kata orang enak pun, sushinya terasa enggak seenak yang orang bilang.

Sampai suatu hari, saya tahu cara makan sushi yang benar.

Well, bukan berarti saya menyebut cara makan sushi kebanyakan orang itu salah. Saya adalah orang yang enggak peduli dengan cara makan, yang penting makanan itu terasa nikmat. Kalau lebih nikmat makan di warteg dengan kaki enggak diangkat sebelah, monggo. Kalau lebih nikmat makan nasi padang dengan sendok garpu, ya silakan. Kalau mau makan sushi dengan mencampur wasabi ke dalam saus, enggak masalah. Tapi percayalah, ada cara lain yang lebih nikmat.

So, saya cuma mau berbagi tips makan sushi untuk mereka yang belum tahu. Saya berbagi karena memang makan sushi itu lebih nikmat jika mengikuti cara yang dilakukan di negara asalnya. Dengan begitu, harga mahal dari sushi yang dibayarkan enggak akan terasa sia-sia.

Here we go. *sushi snob mode: on*

Bersihkan Tangan Sebelum Makan Sushi

Screen Shot 2017-06-12 at 08.40.34

Di beberapa tempat sushi kenamaan biasanya menyediakan tissue basah atau handuk hangat untuk membersihkan tangan. Kenapa perlu membersihkan tangan padahal kita akan makan sushi pakai sumpit? Karena ada beberapa varian sushi yang sebenarnya kita boleh memakannya menggunakan tangan, bukan sumpit. Sumpit biasanya digunakan untuk makan sashimi atau sushi roll. Sementara nigiri atau maki, boleh pakai tangan—bahkan direkomendasikan.

Jangan Bersihkan Sumpit

Screen Shot 2017-06-12 at 08.48.16

Kalau restoran sushi menyediakan sumpit kayu, pisahkan sumpit lalu gunakan. Jangan bersihkan sumpit apalagi mengesek sumpit untuk membersihkan serpihan kayu. It’s considered rude.

Siapkan Saus

Screen Shot 2017-06-12 at 08.55.40
Tuangkan saus ke dalam mangkuk celup yang disediakan. Jangan campurkan wasabi ke dalam saus karena akan membuat saus tidak enak dilihat dan juga merusak rasanya. Ketika makan nigiri, celup bagian ikan ke dalam saus—bukan bagian nasi. Karena 1) nasi bisa jadi pecah/hancur dan sulit dipegang tangan atau sumpit karena basah oleh saus. 2) nasi menyerap saus lebih banyak dan merusak rasa. Ketika makan rolls, celup secukupnya. Do not over do it—one dip is just enough. Karena kita ingin makan sushi dengan rasa sushi. Bukan rasa saus.

Jika Nigiri yang dipersiapkan sudah diberi saus, sebaiknya tidak dicelup lagi ke saus. Cobalah untuk merasakan rasa sushi yang dibuat oleh chefnya. Hal lainnya adalah, sushi itu soal nasibukan soal ikan. Bahan utamanya adalah nasi, baru ikan. Bukan sebaliknya. Jadi kita ingin merasakan perpaduan kedua rasa itu, tanpa dirusak oleh rasa lain yang berlebihan.

Makan Dalam Satu Gigitan

Screen Shot 2017-06-12 at 08.41.18

Sushi akan lebih nikmat jika dimakan dalam satu gigitan. Dan biasanya, di restoran sushi kenamaan, mereka akan membuat potongan sushi yang cukup untuk satu gigitan. Jika memang potongan sushi terlalu besar, makan dalam dua gigitan. It’s not your fault if you don’t physically fit to eat it in one bite. Ketika makan dengna cara omakase, setelah gigitan pertama, kalian bisa meminta Itamaesushi chefuntuk menyesuaikan ukuran sushi.

Jangan Makan Gari Secara Bersamaan dengan Sushi

Screen Shot 2017-06-12 at 08.41.35

Gari—acar jahe—berguna untuk membersihkan mulut dari rasa sushi yang sebelumnya di makan. Jadi, jangan makan gari bersamaan dengan sushi. Gari sebaiknya dimakan di antara sushi, jadi kita bisa merasakan rasa asli dari tiap sushi yang di makan. Ingat juga jangan makan jahe ini terlalu banyak di tiap gigitannya.

Gunakan Wasabi Secukupnya

Screen Shot 2017-06-12 at 08.45.28
Wasabi biasanya sudah diberikan di dalam potongan nigiri. Namun, Anda boleh menambahkannya sesuai selera. Gunakan sumpit untuk menambahkan wasabi ke setiap potongan sushi sebelum di makan. Dan sekali lagi, jangan campur wasabi ke dalam saus.

Know Your Sushi

Jangan pesan sushi yang kemungkinan tidak kalian sukai. Akan lebih baik jika kalian mengetahui berbagai istilah dalam sushi. Beberapa istilah yang sering muncul dalam menu sushi adalah:
– Sake (dibaca “sha-ke”) — salmon
– Maguro – tuna sirip biru
– Hamachi – tuna kuning
– Ebi – udang
– Unagi – belut air tawar
– Tai – kakap merah
– Tako – gurita

– Tamago – telur manis

Ada banyak istilah lain. Cara terbaik untuk mengetahui istilah lainnya adalah dengan memesan dan mencobanya sendiri.


Allora, itu tadi adalah beberapa hal dasar yang saya ketahui soal memakan sushi. Sekali lagi, saya merasa perlu berbagi tips ini karena dengan cara tersebut sushi menjadi lebih enak untuk di makan. Kan sayang juga kalau memang sudah makan sushi mahal-mahal, tapi kita tidak makan sushi, malah makan kecap atau rasa sushi yang rusak.

Siapa tahu ada beberapa orang yang sangsi dengan tips yang saya berikan, enggak apa-apa. Toh saya emang orang jawa, bukan jepang. Tapi mungkin kalian bisa belajar soal makan sushi dari menonton dokumenter Jiro Dreams of Sushi (2011), atau juga menonton beberapa klip YouTube soal tips makan sushi seperti di sini, di sini, dan di sini, atau bagaimana menikmati omakase sushi di sini.

Domo arigato! *sushi snob mode: off*
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s